Akhir bulan Mei 1927 menjadi babak baru dalam sejarah perkembangan Radio Malabar. Pada waktu tersebut, para ahli radio di Gunung Malabar berhasil mengirimkan suara untuk pertama kalinya ke Belanda, tepatnya ke sebuah stasiun di kawasan Meyendel[1]. Momen ini menjadi tonggak penting dalam terhubungnya Hindia Belanda dan Belanda melalui teknologi audio.
Kategori: Peristiwa
C. J. DE GROOT: Kematian yang Misterius
Cornelius Johannes de Groot merupakan ilmuwan terdepan dalam pendirian dan pengembangan stasiun radio di Gunung Malabar. Stasiun radio yang diresmikan pada 5 Mei 1923 itu mewujudkan komunikasi nirkabel antar benua yang menghubungkan Hindia Belanda dan Belanda.
Ayunan Sekop Perak: Awal Berdirinya Gedung Sate
“Kemegahannya hanya akan dilampaui oleh sedikit orang di Hindia Belanda.” — V. L. Slors
LEBARAN DI BANDUNG BAHEULA: Dari Adu Bagong hingga Pengawasan Pihak Kolonial
Idulfitri merupakan salah satu hari raya yang disambut dengan penuh kegembiraan oleh umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Bandung. Sejak dahulu, masyarakat Bandung dari berbagai kalangan menyambut hari besar yang dikenal dengan istilah Lebaran ini. Orang Eropa menyebut Lebaran sebagai “Tahun Baru orang Islam,” di mana perayaannya terkesan lebih meriah dibandingkan dengan tahun baru...
CIATER STELLING BAGIAN 3: Jepang Memasuki Lembang
Setelah berhasil merebut Cicenang, pasukan Jepang melakukan konsolidasi pada 7 Maret 1942. Tujuan utama mereka adalah bergerak ke selatan untuk membersihkan sisa-sisa kekuatan Belanda dan melanjutkan serangan menuju Bandung.
CIATER STELLING BAGIAN 2: Perebutan Cicenang
Setelah berhasil menguasai Ciater pada 5 Maret 1942, pasukan Jepang terus mengejar pasukan Koninklijk Nederlands Indisch Leger (KNIL) yang berusaha menghadang pergerakan mereka menuju Bandung. Batalion Wakamatsu kembali melanjutkan pertempuran sejak pagi keesokan harinya.
CIATER STELLING BAGIAN 1: KEJATUHAN CIATER
Pertempuran Ciater (Ciater Stelling) merupakan salah satu pertempuran penting dalam upaya Jepang untuk menguasai Kota Bandung dan Hindia Belanda pada tahun 1942. Setelah sebelumnya berhasil menguasai posisi strategis di Kalijati dan Subang, pasukan Jepang yang dipimpin oleh Kolonel Shoji menargetkan Bandung sebagai langkah selanjutnya dalam ekspansi militernya.
Ketika Kota Bandung Menjadi Gemeente
Pada awal abad ke-20, Bandung merupakan kota yang berkembang pesat di Pulau Jawa. Pertumbuhan penduduk kota ini terutama dipengaruhi oleh masuknya orang-orang Eropa yang bekerja dan berinvestasi di bidang industri dan perdagangan. Aktivitas orang Eropa mengubah kota kecil Bandung menjadi kota yang modern dan ramai.
Perobekan Bendera Belanda di Gedung DENIS
Proses peralihan kekuasaan terjadi setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya, 17 Agustus 1945. Peralihan kekuasaan tersebut melibatkan 3 pihak yang berkepentingan. Yakni Jepang sebagai pihak yang kalah di perang dunia kedua, Indonesia sebagai negara yang baru memproklamasikan kemerdekaan, dan pihak Belanda yang ingin mendapatkan kembali tanah jajahannya lewat bantuan sekutu.
Saat Pasukan Jepang Memasuki Bandung, 1942
“Apakah Anda menyerah, bahkan jika Gubernur Jenderal tidak setuju?”









