“Garoet, I have never visited a more pleasant and beautiful region on Java.” – Anonimous
Author: Hevi Abu Fauzan
Wacana Lama Jalur Malangbong-Cirebon (Kereta Garut Bag. 10)
“Sewaktu mendekati daerah Pawenang, saya temukan semakin banyak saja jejak dari suatu kegiatan yang agak monoton.
Cikajang, Nasib Stasiun Tertinggi di Indonesia (Kereta Garut Bag. 9)
Dataran tinggi Garut merupakan kawasan yang bergunung. Beberapa gunung di antaranya seolah menjadi penjaga Kota Garut. Dari kota berjuluk Zwitserland van Java ini, kita bisa melihat jajaran gunung-gunung seperti Gunung Guntur, Cikuray, Sadakeling, Talaga Bodas, sampai Papandayan.
Cisurupan, Saat Balai Besar Kereta Api Mengungsi di Masa Revolusi (Kereta Garut Bag. 8)
Di jalur kereta api yang menghubungkan Garut dan Cikajang, perusahaan kereta api Staatsspoorwegen (SS) membangun sebuah stasiun kecil di Cisurupan. Kota kecil di kaki Gunung Papandayan ini terletak sekitar 22 km di selatan Garut dan 3 km di sebelah utara Cikajang.
Charlie Chaplin, dan Janji yang Tidak Pernah Ditepati (Kereta Garut Bag. 7)
“Jika saya kembali ke Hindia lagi tahun depan atau dua tahun lagi, mari kita menginap di Kamojang, selama 14 hari” – Charlie Chaplin (1936)
Berziarah ke Mecca of Mallet (Kereta Garut Bag. 6)
Sejak dahulu kala, Priangan dikenal sebagai daerah yang sangat subur dan kaya akan hasil alamnya. Keadaan ini membuat negara-negara asing memanfaatkan Priangan.
Bintang Penghargaan Buat Pembuat Jalur Cicalengka-Garut (Kereta Garut Bag. 5)
“Selain itu, pembangunan ini telah menyelesaikan salah satu bagian paling sulit dari jalur Cicalengka-Cilacap. Semoga harapan besar dan kegunaan luar biasa yang disediakan oleh jalan kereta api yang telah selesai menjadi kenyataan, dan Prearger menjadi makmur dan sejahtera! ” – Spanjaard, 14 Agustus 1889[1].
Kemeriahan Pembukaan Jalur KA Cicalengka Garut (Kereta Garut Bag. 4)
“Jalur baru akan menjadi sumber kehidupan baru dan sumber perkembangan Kabupaten Limbangan dan sekitarnya, terutama setelah jalur ini terhubung dengan Jawa Tengah,” – Gubernur Jenderal Pijnacker Hordijk
Dari Cicalengka, Perjuangan Melawan Ilusi (Kereta Garut Bag. 3)
“Membangun jalur kereta api ke arah timur Cicalengka, adalah sebuah ilusi,” – T. J. Stieltjes[1].
Transportasi Garut dan Priangan Tempo Dulu (Kereta Garut Bag. 2)
“Untuk kelima kalinya, saya melakukan perjalanan dari Tjitjalengka ke Garoet. Di sepanjang jalan pos lama, saya menyaksikan begitu banyak kuda yang menderita, kegelisahan dan kesengsaraan para penumpang;”









