Hanya berselang empat hari, Kota Bandung kembali dihantam badai di awal tahun 1922. Badai pertama terjadi pada Rabu, 25 Januari 1922, dan menyebabkan kekacauan besar di kota. Banjir terjadi di mana-mana, pohon tumbang, atap bocor, bangunan rubuh, bahkan menelan korban jiwa. Ketika warga baru saja membenahi kerusakan dan mulai beraktivitas seperti biasa, hujan kembali datang...
Tag: De Preangerbode
SAAT BANDUNG DISAPU BADAI BESAR
Cekungan Bandung tidak pernah benar-benar lepas dari ancaman bencana alam. Wilayah dataran tinggi ini kerap diguyur hujan badai, disambar petir, hingga diterpa angin puting beliung. Bencana-bencana itu bukan hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga korban jiwa. Salah satu badai terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah Bandung terjadi pada 25 Januari 1922. Langit yang semula cerah...
Rumah Sate, Asal Usul Julukan Gedung Sate
“Mungkin ada yang ingin tahu, mengapa bangunan induk tadi disebut Gedong Sate. Sebab di puncak bumbungan atapnya terdapat tihang penangkal petir yang menusuk 6 bulatan bola, sehingga menyerupai sebatang sate.[1]”
Banjir Besar di Bandung Tahun 1919
Pada tahun 1919, Kota Bandung dilanda banjir cukup besar. Banjir ini disebabkan oleh hujan deras di kawasan Dago dan beberapa wilayah di Bandung Utara. Menurut laporan koran De Preangerbode[1], curah hujan yang turun di sana mencapai angka 137 milimeter. Besarnya air hujan tidak tertampung oleh sungai Ci Kapundung yang sempit. Air yang meluap ke tepian...



