Pada 18 September 1921, suasana Jalan Dago Bandung tampak semarak. Mobil-mobil silih berganti datang ke sebuah bangunan bernomor 80[1], menurunkan tamu undangan yang hendak menghadiri sebuah resepsi penting. Teras bangunan itu penuh dengan karangan bunga beraneka bentuk dan warna[2]. Hari itu, Kota Bandung resmi memiliki rumah sakit baru bernama Roomsch-Katholieke Ziekenverpleging Sint Borromeus. Rumah sakit...
